Sharing Puji Subakti

Puji Subakti Blogs

…hidup di dunia 115,2 menit…

surat adh-Dhuhaa (93) : 4 : “Walal aakhirotu khoirullaka minal uulaa. Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan”.

IllahiAntaMaqsudi….

dalam pesannya sesepuh ponpes Suryalaya KH. A Shohibulwafa Tajul Arifin beliau berpesan untuk menekankan bahwa kehidupan akhirat lebih baik dari pada dunia. beliau mengacu pada rujukan ayat di atas yaitu  surat adh-Dhuhaa  ayat ke 4. dimana di terangkan dalam ayat di atas bahwa “Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan”.

Berdasarkan dari beberap pengalaman penulis baik dengan mengikuti dakwah ataupun penulis sendiri amati, dewasa ini banyak orang yang mengartikan bahkan menyegajakan potongan ayat sebagai suatu bentuk penolakan terhadap suatu hal yang jelas postif menurut islam, sehingga maknanya justru tidaklah tepat. Misalnya saja penulis kasih contoh : seorang anak laki-laki yang malas shalat jum’at. dia menunda-nunda untuk berangkat ke masjid dengan mengatakan pada orang tuanya mwnggunakan potongan ayat di atas “Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan” sehingga ia datang terakhir karena  akhir itu lebih baik dari awal. begitu banyak hal nyata di dunia ini yang memanfaatkan potongan ayat atau dalil untuk hal yang tidak tepat bahkan menjadi tameng.

Yang ingin penulis tegaskan dalam artikel ini adalah menjelas lebih detile dari sebuah artikel yang penulis baca yaitu bahwa kehidupan akhirat lebih baik dari dunia. di sini memang sudah jelas dan gamlang dinyatakan lebih baik sebab ukurannya lebih kekal. bagaimana tidak, kehidupan dunia merupakan sebuah tempat berinfestasi dan menanam modal  untuk dapat diambil dan dimanfaatkan ketika kita sampai di alam yang ke kekal yaitu akhirat. di akhirat kelak kita akan menerima semua balasan atas apa  kita lakukan di dunia. tidak ada barang  secuil pun yang akan lolos dari pengadilan Alloh.

sehingga kehidupan dunia ini adalah merupakan sebuah awal dari sebuah kehidupan yang kekal yaitu kehidupan akhirat. pernah penulis hitung dengan menganggap usia manusia hidup di dunia ini 80 tahun. jika di hitung menurut perhitungan akhirat manusia itu hanya hidup di dunia 115,2 menit . apakah dalam waktu sebegitu singkat dapat istiqamah pada tiang agama? padahal kita tidur 2 jam saja masih merasa belum puas…

Wallahualambisawaf…

Note :

perhitungannya adalah satu hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di bumi. sehinggan dapat di peroleh perkalian sebagai berikut.

(80/1000)*24 jam*60 menit = 115.2 menit

Mencegah virus menular melalui Flashdisk

Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Ini terlihat sejak masa jayanya virus brontok. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Berikut langkah-langkahnya :

1.      Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK

2.      Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

3.      Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun

4.      Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863

5.      Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

6.      Restart Komputer

Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk. Untuk lebih jelasnya, artikel ini dapat dicari/dibaca di tutorial Windows Registry Guides.

 http://ebsoft.web.id

Cara mendaftar menjadi Mahasiswa ITB

Sebagai salah satu pegawai di ITB, saya ingin membantu memperkenalkan ITB sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang berstatus BHMN dan dalam dua tahun ke depan akan menjadi BHP. dimana dalam kancah Internasional, kini ITB sedang mengejar WCU (World Class Univercity). Jika anda merasa tertarik ingin menjadi bagian dari Mahasiswa ITB maka anda bisa melihat tata cara dan informasi pendaftaran di sisni

UJIAN SARINGAN MASUK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TERPADU
(USM-ITB TERPADU) TAHUN AKADEMIK 2009/2010

 

ITB, sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia, seyogyanya menggunakan skema penerimaan mahasiswa baru yang memberikan alternatif lebih banyak kepada calon mahasiswa dalam menentukan pilihannya.

 

Pada tahun 2009, ITB akan melakukan penerimaan mahasiswa baru program sarjana dalam Ujian Saringan Masuk ITB (USM-ITB) Terpadu, yang meliputi lima program seleksi, yaitu : klik di sini

 

Cara mendaftar menjadi Mahasiswa IT Telkom/d.h STT Telkom, IMT, PolTek dan PDC Telkom

Sebagai alumni STT Telkom, saya ingin membantu mneyebarkan informasi tentang bagaimana caranya masuk IT Telkom/STT Telkom atau Pendidikan lain di bawah Yayasan Telkom.

silahkan klik di sini

Andalah putra-putri terbaik bangsa yang kami tunggu… untuk bergabung bersama kami mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru bersama IT Telkom, IM Telkom, Politeknik Telkom dan Telkom PDC.

Kami yakin dengan mengikuti pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu IT Telkom, IM Telkom, Politeknik Telkom dan Telkom PDC anda akan menjadi tenaga-tenaga yang ahli di Bidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (Infokom) juga Manajemen yang terampil dan berwawasan bisnis yang dapat menjawab tuntutan perkembangan industri Infokom yang begitu pesat dewasa ini.

Yayasan Pendidikan Telkom, didirikan oleh Direksi PT. Telkom sebagai upaya untuk memberikan sumbangsih dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di bidang Information & Communication Technologies and Management (ICTM) dengan memiliki 4 institusi pendidikan yang handal yaitu :

  1. Institut Teknologi TELKOM
  2. Institut Manajemen TELKOM
  3. Politeknik Telkom
  4. Telkom PDC

silahkan klik di sini

Makhluk menghalangi Makhluk

Kemarin sore waktu kuliah ada ikhwan yang bertanya “Makhluk menghalangi Makluk” apa maksudnya?

Dalam kitab Sirur Asrar, dikenal dengan yang namanya hijab(penghalang). ini yang menjadi sebab mengapa kita jauh dari Sang Khaliq. sebab hijab kita terlalu tebal, dosa kita terlalu banyak,  dan otak kita dipenuhi dengan urusan makhluk. sehingga dalam kitab Sirur Asrar tersebut agar seorang mahluk dapat sampai pada sang khaliq, harus mengehilangkannnya mahluk dari hadapn kita/hati kita dengan arti lain tidak menomor satukan makhluk.

Maka Insya Alloh kita dapat sampai kepada-Nya.

Jadwal Manaqib Suryalaya 2009

Nomor

Tanggal

Jam

Tempat

1.  Kamis
08-01-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Drs. H. Dadi Hermawan
Khidmat Ilmiah : KH. Beben Muhammad Dabbas
2.  Sabtu
07-02-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : H. Ayi Burhanudin
Khidmat Ilmiah : Ust. Hj. Ali Bin Hj. Mohammed
3.  Minggu
08-03-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : KH. Sandisi
Khidmat Ilmiah : KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab
4.  Selasa
07-04-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Ustadz Kholil Sa’id
Khidmat Ilmiah : Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, MA
5.  Kamis
07-05-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Drs. H. Ahmad Junaedi
Khidmat Ilmiah : Drs. KH. Otong Sidiq Djajawisastra
6.  Sabtu
06-06-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : KH. Miftah Mintarkam
Khidmat Ilmiah : KH. Ali Hanafiah Akbar
7.  Sabtu
04-07-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : H. Makmun
Khidmat Ilmiah : KH. Wahfiudin, MBA
8.  Minggu
02-08-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Drs. H. Nur M. Suharto
Khidmat Ilmiah : Hj. Mohd Zuki As Syuzak
9.  Selasa
01-09-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : H. Uu Sanusi
Khidmat Ilmiah : Drs. KH. Arief Ichwanie AS.
10.  Rabu
30-09-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Ustadz Aep Saefudin
Khidmat Ilmiah : KH. M. Abdul Gaos SM.
11.  Sabtu
31-10-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : H. Thohir Abdul Qohir
Khidmat Ilmiah : KH. R. A. Rohim Mahmud
12.  Sabtu
28-11-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : KH. Moh. Sholeh
Khidmat Ilmiah : KH. Zaenal Abidin Anwar
13.  Senin
28-12-2009

06:00

Pondok Pesantren Suryalaya - Mesjid Nurul Asror
Kuliah Subuh : Ustadz Yaya Faisal, S.Ag
Khidmat Ilmiah : KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab / KH. M. Abdul Gaos SM.

(Sumber : http://www.suryalaya.org/)

تقبل الله منا ومنك Selamat hari raya idul fitri 1429H.

Andai jemari tak sempat berjabat, andai raga tak dapat bertatap, seiring bedug yang menggema, seruan takbir yang berkumandang, kuhaturkan salam menyambut hari raya idul fitri, jika ada kata serta khilafku membekas lara, mohon maaf lahir dan batin..

تقبل الله منا ومنك
Selamat hari raya idul fitri 1429H.
Mohon maaf lahir dan bathin ya..

Taqobalallahu minna wa minkum
Sebelum takbir berkumandang
Sebelum ajal menjemput
Sebelum jaringan over load
Ijinkan kami memohon maaf lahir dan bathin

#HIDUP HANYA SEBENTAR#
SEBENTAR senang
SEBENTAR sedih
SEBENTAR bokek
SEBENTAR berduit
SEBENTAR ketawa
SEBENTAR lagi…
$LEBARAN Idul Fitri$
Mohon Maaf Lahir Batin

Dengan kerendahan hati, mohon keikhlasan untuk memaafkan kesalahan diri. “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H”. Taqaballaahu minna wa minkum, wa shiamana wa shiamakum. Minal aidin wal faidzin, Kullu’aamin wa antum bikhair.

Tenggelamnya surya ratapi berakhirnya Ramadhan, hening mencekam songsong kesucian. Kalau saja di hari lalu tergores sebait kata salah atau mungkin sepenggal laku yang bela, aku berharap semoga di hari yang fitri ini terbuka pintu maaf bagiku. “MINAL AIDIN WALFAIDZIN”

Jika jiwa sebening air, maka jangan keruhkan. Jika hati seputih awan, jangan mendungkan. Raih kemenangan dengan saling memaafkan. Selamat Idul Fitri. Mohon maafin Nita ya!

Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri 1429H. Maafin ya.

Sebelum HCl jadi basa, sebelum NaCl jadi manis, tanganku selalu tertengadah mengharap titrasi maaf dari buret hatimu. Met idul fitri mohon maaf lahir batin.

Cangkem iki sering nggedabrus, utek iki sering mikir sing elek. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir batin.

Ngaturaken sedaya kelepatan ing riyadin niki mugi-mugi Gusti Allah maringi barokah lan rahmanipun. Mangga kita lalekake ingkang sampun kalawingi.. ya intine ngunu lah.

Suminaring surya enjang dinten riyadin, pethak cinandra resik ing wardaya. Mangayubagya dinten riyadin 1429H. Nyuwun agunging pangajsami lepat kawula kalian keluarga.

Aruming pangruwating jiwa, winayah ing lekasing ati suci, sumusul lumunturing nugraha jatining sedya. Sugeng ariyadi, nyuwun agunging samodra pangaksami.

Sugeng dhalu, abdi badhe nyuwun ngapunten, saking kalepatan yang disengaja atau tidak disengaja mugi-mugi, amal kita sedaya diterima Allah SWT, amien.

Rinenggo pudyo pudyaning satata kanthi perbawaning 1429 H dalem sakaluargi nyuwun sih lumebering samodra pangaksami lahir dumugi ing batos.

Tak selamanya mata memandang dengan ramah, hati menilai dengan jernih, dan mulut bicara dengan santun. Menjelang hari raya kuucapkan MET HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR BATIN.

Seuntai kata sepenuh hati, maafkan khilaf, perteguh persaudaraan iman. Robbii.. eratkan hati kami untuk senantiasa taat kepadaMu. Semoga menjadi jiwa yang fitri teriring doa Taqobalallahu minna waminkum taqobbal ya karim, ja’alanallahu waiyakum minal aidin walfaizin walmaghfurin. Met ied 1429H

Ikan teri kesamber gledek. Idul fitri is come back. Ada anak pelihara kate, maafin kita sekeluarga ye. Buah jambu disayur lodeh. Kalo gak mau, ee e ee capek deh.
Beli es di warung bu Rima. Taruh di piring santap bersama. SMS sudah saya terima, teriring pula maksud yang sama. Minal Aidzin wal Faidzin.. Mohon maaf lahir batin..
Seputih cocain, sebening vodka, seharum daun ganja mari kita kembali ke fitrah. Minal aidin wal faidzin.

Ramadhan telah usai, namun semangat ramadhan moga selalu ada di hati. Gema takbir telah dikumandangkan. Minal aidzin wal faidzin. Maaf atas segala kesalahan baik sengaja atau tak sengaja, yang besar maupun yang kecil, yang masih ingat maupun yang sudah lupa.

“”!J+!d 7np! eheJ !JeH fewe7aS
“”u!feq J!He7 dv.vw uOHOw
*balik dulu HPnya kalau mau baca :-)
Taqaballahu minna wa minkum. Semoga spirit Ramadhan terus bersama kita di sebelas bulan berikutnya.

One day before Ied, I wanna say: Forgive my sins, may our hearts purified from all mistakes, Happy Iedul Fitri Minal Aidzin wal Faidzin.

Allahuakbar. .
Ied al-fitri is approaching. Let’s embrace it with pure heart. From the bottom of my heart, I would like to ask an apology. Minal Aidzin Wal Faidzin.

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh, Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN. Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf. Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia, Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa, Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat. Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka. Semoga pintu maaf masih terbuka. Selamat Idul Fitri

Faith makes all things possible. Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful. May you have all of the three. Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta.. Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka… Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf… Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Satukan tangan,satukan hati Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

Kuda perang berpacu kencang Kuda beban berjalan pelan
Maafkan bila aku berteriak lantang Mohon maafkan segala kesalahan

Kesenangan tidak sama dengan kebahagiaan Agamalah pembawa kebahagiaan sejati
Mohon maafkan segala kesalahan Semoga berbahagia di hari raya fitri

Akal menunjukkan jalan di bumi Hati menunjukkan jalan nurani
Segala salah mohon diampuni Idul fitri kita rayakan lagi

Lemon mentah lemon masam Agar manis diberi gula
Mohon maaf segala kesalahan Agar kita kembali fitri di hari raya

Siang hari kulit berminyak Biar cerah diberi bedak
Ikhlaskan segala salah tindak Biar lebaran hatiku enak

Buah pisang tidak akan jadi sapi Meskipun mereka sepakat dia sapi
Selamat hari raya idul fitri Segala kesalahanku mohon dieliminasi

Durian montong enak sekali Jangan lupakan saudara, dimakan sendiri
Maafkan aku bila pernah menyakiti Jangan lupa berdoa agar kembali fitri

Mohon Maap Lahir batin.

Tuhan Sembilan Senti

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang
yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan
nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun
asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor
perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya, pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya, putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan
AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar
perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan
kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia
mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di
negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada
tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

********************************************************
HERU SUSIAWAN
Bagian Data Management Operasi
IS SSC Operation

Haruskah menjauhi Tanggung Jawab

Kemarin siang, ketika mo pake lift, tak kusadari ternyata ID Card kantor ku sudah habis masa berlakunya yang artinya harus ku perpanjang dan gak bias buka pintu padahal jelas-jelas tertera masa berlaku “GKP, April 2009” tapi ya sudah lah aku langsung konfirmasi ama pihak security. Kata security, iya emang di matikan semua akses yang habis kontrak, dan kalo mau memperpanjang, bawa aja fotocopy kontraknya. Ya udah aku nurut aja kalo prosedurnya emang gitu.
Karena pegawai kontrak kayak aku ini banyak, ya udah aku informasikan ama mereka, dan banar saja ID Card mereka juga dah gak bisa di pake dan aku bilang cara memperpanjangnya.
Nah pagi ini aku kumpulin beberapa temen yang deket buat mengaktifkan lagi ID Cardnya. Setelah di jumlah-jamleh terkumpul lah 11 orang. Karena dah ngerasa gak nyaman, aku buru-buru aja ke ruang Security. Eh ternyata ruangannya di kunci, ya udah aku tunggu beberapa menit (dari pada balik lagi, ribet kudu nunggu orang naik lift). Setelah beberapa menit, akhirnya dateng bebrapa orang security. aku tanya “ruangannya di kunci?”
jawab security ”ooh orangnya lagi family gathering. Nanti aja abis duhur”.
Jawab ku “aku tunggu aja deh pa. bulak-baliknya males. Bagaimana kalo ID Card aku titipin”
Jawab security “ah gak mau, saya gak mau bertanggung jawab. Nanti aja balik lagi abis duhur”. Selang beberapa menit datang lagi sekelompok security, yang biasa ngurusin ID Card. Kontan saja aku ngomong “Pa, saya mau aktifasi ID Card”
Jawab security “Oh iya.” Pas mau masuk ruangan, dia baru nyadar kalo ruangannya dikunci. “Wah di kunci Mas” sahut Security padaku.
Kemudian, aku beranikan bicara “Bisa nitip kan pa?”
Tanpa menunggu lama, dia langsung jawab “ah nggak ah, saya gak mau bertanggung jawab” hmmmm dalam hatiku teh kesel banget masa minta tolong gitu aja gak mau. Padahal kan dia juga salah satu petugasnya.
Dia bicara lagi “nanti aja abis duhur.”
Aku langsung balas “nggak pa-pa deh Pa, aku tunggu” hatiku masih kesel….

“tapi ya aku bawa sabar aja…”

Nasib Petani Saat Hujan tak Turun

Di saat harga melonjak naik karena kenaikan harga BBM baberapa bulan yang lalu yang tidak bisa di bendung lagi, tentu nasib rakyat makin tidak karuan saja. tengok saja nasib para petani yang mengandalkan panen padi dari sawah. Mereka sangat tergantung sekali pada hasil panen. Karena hanya itulah mata pencaharian mereka. Tapi apa mau dikata, jika kini para petani harus gigit jari dan merelakan batang padinya dimakan kerbau.
Tak jadi masalah jika batang padi tersebut memang sudah diambil padinya. Namun belum juga sempat berbuah, padi-padi itu harus menghentikan kelanjutan hidupnya (alias mati) karena hujan sudah tak lagi turun. Walau aku notaben-nya bukan dari kelurga petani, tapi ketika melihat berita di koran Pikiran Rakyat edisi kamis 14 Rajab 1429 H, halaman 17 “Sawah Gagal Panen, Batang Padi untuk Makanan Kerbau” hati ku miris dan sedih membacanya. Untuk menanam padi kembali padi di sawah, tentunya diperlukan modal dan tenaga yang tidak sedikit. Mulai dari menyemai padi, pemupukan, pembersihan rumput sampai pada pengaturan sistem pengairan, ternyata hasil yang di dapat hanyalah batang padi untuk makanan kerbau…
Ya Rab, kuatkan lah hati dan iman para Petani, karena dari tangannya lah kami bisa makan, bartahan hidup hingga detik ini. Ya Rab. Yang Maha Pemberi Rizki, semoga Engkau menyampaikan rizki yang halal pada para petani sehingga dengan rizki Mu, mereka dapat beribah…. Amin